Tampilkan postingan dengan label All About Batik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All About Batik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Oktober 2015

Makna Motif Batik Sekar Jagad

Motif batik sekar jagad memiliki makna keindahan yang merupakan simbol keharmonisasian dari berbagai elemen di dunia sebagai unsur pembentuknya. Konon motif batik sekar jagad dipakai oleh orang-orang yang mampu membuat keadaan di sekitarnya menjadi lebih tenang, lebih baik, harum dan lebih harmonis.

Dibawah ini adalah contoh dari motif batik sekar jagad

Nampaknya sebuah tanggung jawab yang sangat besar? yaaa.. karena itulah kenapa motif sekar jagad ini hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki sifat bijaksana. Jadi, bisa disimpulkan motif sekar jagad memiliki makna keindahan dari kesatuan elemen dan merupakan simbol dari kebijaksanaan.

"Cinta Batik Cinta Negeri Ku Indonesia"

Rabu, 14 Oktober 2015

Batik Megamendung

Makna Batik Megamendung


Siapa yang tidak tahu dengan motif batik yang satu ini? batik megamendung yang berasal dari kota udang cirebon ini merupakan salah satu motif batik yang sangat terkenal dan banyak digemari di Indonesia.


Batik motif megamendung memiliki makna yang melambangkan kehidupan manusia secara utuh yang harus mampu menjaga emosi atau amarahnya didalam situasi apapun, layaknya awan yang ada dilangit saat mendung yang memberi kesejukan dan membuat hidup terasa damai, dinamis dan adem. selain itu kata awan dalam pelafalan bahasa mandarin juga bisa berarti banyak rezeki.

Seperti yang ditulis dalam buku "Cerita Batik" karangan Iwet Ramadhan konon ceritanya motif batik megamendung merupakan bentuk tanda cinta dari Sunan Gunung Djati kepada Putri Ong Tien yang berasal dari China yang hendak menikahinya. Dia melihat motif ini banyak dipakai pada ornamen guci-guci China yang banyak masuk ke Cirebon. Karena itulah, motif megamendung selain memiliki makna damai, adem, banyak rezeki juga merupakan simbol cinta, harapan dan sumber kebahagiaan.

Karena motif batik ini sangat digemari sehingga banyak orang yang menjadikan motif ini sebagai andalan mereka untuk dikenakan. Pada jaman yang sudah modern ini batik bukan lagi hanya dipakai saat acara formal atau kekeratonan karena sudah banyak sekali desainer yang memadukan batik dalam pakaiannya sehingga motif ini sudah banyak dikreasikan atau dipadukan dengan motif lain, contohnya motif batik megamendung yang dipakai Athinadolls  pada bonekanya.


"Cinta Batik Cinta Negeri Ku Indonesia"

Kamis, 08 Oktober 2015

Romantisme Batik

Sebuah Kisah Cinta Dari Batik Tambal


“Batik”. Ya, Batik. Sebuah warisan budaya dari Indonesia yang sudah ditetapkan oleh UNESCO. Adakah yang tau kapan hari Batik Nasional diperingati? Tepat sekali! Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.
Berbicara tentang Batik hampir sama dengan bercerita tentang Indonesia, budayanya, suku bangsanya, dan kehidupannya. Batik Indonesia begitu beragam dengan ciri khas masing-masing. Ada Batik Yogya dan Batik Solo dengan ciri khas kegagahan dan keanggunan. Ada Batik Pekalongan dengan warna-warna yang cerah dengan motif yang lebih bebas. Semua itu memperkaya Batik sebagai warisan budaya Indonesia, kalau bahasa kerennya Indonesia National Heritage
Kali ini, kita akan berbicara tentang sebuah kisah cinta dari salah satu motif Batik yang paling terkenal, yaitu Batik Motif Tambal.
Sebuah kisah cinta terukir dari motif Batik Tambal, seperti yang diceritakan oleh Iwet Ramadhan dalam bukunya “Cerita Batik”. Kain Batik Motif Tambal dipakai saat seorang ibu melahirkan bayinya. Kain ini digunakan sebagai alas saat Ibu melakukan proses persalinan. Setelah proses bersalin selesai, sang ayah bayi harus mencuci kain Batik Tambal tersebut sampai bersih dan menyimpannya. Dan harus sang ayah sendiri yang mencuci kain ini sampai bersih lalu menyimpannya. Kain ini akan selalu menjadi pengingat bagi ayah dan ibu tentang cinta kasih mereka berdua, perjuangan mereka memiliki anak, dan cinta kasih mereka kepada anak mereka. Cinta kasih inilah yang akan meresap di dalam kain dan memberikan “efek magis” menyembuhkan anak mereka ketika sakit. Konon, jika si anak sakit, cukup diselimuti dengan kain Batik Tambal persalinannya dahulu, maka si anak akan sembuh dari sakitnya, tentu saja disertai dengan doa dari orang tua mereka.
Selain memiliki efek “menyembuhkan”, Kain Batik Motif Tambal juga memiliki efek memperbaiki sesuatu yang rusak dan tanggung jawab serta pengorbanan orang tua kepada anak. Dalam budaya Jawa, tanggung jawab orang tua baru akan selesai setelah anaknya menikah, sehingga cinta, kasih sayang, dan pengorbanan harus selalu diberikan orang tua pada anaknya bahkan jika anaknya sudah menikah sekalipun.
Kini seiring berkembangnya zaman, Batik Tambal digunakan sebagai trend fashion dan bisa dikreasikan sebagai baju, baik baju anak-anak, baju orang dewasa, bahkan baju boneka seperti yang dibuat oleh Athina Dolls diatas.
Hendaknya sebagai warga Negara Indonesia kita mengenal filosofi dan makna dari Batik sebagai warisan budaya bangsa dan menceritakan kembali pada anak cucu kita nantinya agar tidak hilang seiring perkembangan zaman dan majunya tekhnologi.
Cinta Batik Cinta Negeri Ku Indonesia

Senin, 09 Februari 2015

Perkembangan Batik Dan Etnis Tionghoa

Halooo teman-teman..
Kabar baik semuanya yah.. Amin

Sebentar lagi bagi orang-orang yang berketurunan Tionghoa akan merayakan Imlek.
Nah.. tau gak sih temen-temen?
Di dalam perkembangannya budaya tionghoa juga mempengaruhi perkembangan batik pada motif dan pemakaian warna.

Kali ini Athinadolls akan berbagi pengetahuan tentang orang-orang keturunan tionghoa yang terkenal dalam dunia batik membatik di Indonesia bahkan menjadi pengusaha batik sukses di Indonesia.

Oey Sun King

Ia adalah nenek dari pembatik tiga generasi dari Pekalongan, Oey Kok Sing (anak), lalu Jane Hendromartono (cucu). Motif batiknya menggambarkan awan, ular, naga, bunga teratai, kelelawar yang merupakan simbol keberuntungan. Oey Sun King sangat mempertahankan batiknya dengan menggunakan pewarna alam jadi cenderung batiknya masih menggunakan warrna batik klasik. Ia juga termasuk pembatik yang tidak pernah mencantumkan namanya pada kain batik karyanya atau buatannya. Namun penggemar batik bisa mengenali batik karyanya dengan ciri-ciri gaya pembatikannya yang khas.

Oey Kok Sing

Generasi kedua ini tidak meneruskan gaya pendahulunya, melainkan mengembangkan motif baru. Ia lebih memilih pewarna sintetis untuk karya-karyanya. Salah satu motif Buket Tanahan yang dikoleksi seorang kolektor Amerika menunjukan kecermatan sebuah karya seni bangsa timur yang mengagumkan.

Motif Buket Tanahan salah satu karya Oey Kok Sing dengan pilihan warna hijau yang segar dan ornamen yang dibuat dengan cermat dan halus

Jane Hendromartono

Genenrasi ketiga pada keluarga ini mempunyai ciri batik yang lebih soft dibanding pendahulunya. Ornamen dalam motif batiknya lebih lebat jika disebut lukisan batik. Ia selalu membuat objek-objek utama yang sangat menonjol dan sangat  detail. Sementara dengan latar belakang berwarna pastel ia membubuhkan isen-isen yang tidak padat tetapi merata dan memberikan kesempatan pada objek utama menjadi point of interest.

We Bring Happiness To All Children
Cinta Batik Cinta Negeri Ku Indonesia

Sumber : Buku Batik (Filosofi,Motif dan kegunaan) karya Adi Kusrianto

Senin, 02 Februari 2015

Teknik Membatik

TEKNIK MEMBATIK

Sebagai anak bangsa sudah sepatutnya kita melestarikan dan mendukung budaya indonesia salah satunya adalah batik yang sudah di kenal dalam dunia internasional sebagai warisan leluhur budaya indonesia.
Naaah.. kali ini Athinadolls akan membahas tentang teknik membatik biar kita bisa lebih dekat dan kenal lebih jauh tentang batik dan yang pastinya biar kita tambah bangga menjadi bangsa indonesia.

Ada 3 jenis batik berdasarkan teknik pembuatannya, yaitu batik tulis, batik cap, dan batik printing. Teknik pembuatan batik tulis dilakukan dengan menggunakan canting. Teknik pembuatan batik cap dilakukan dengan menggunakan alat yang berbentuk seperti stempel. Dan teknik pembuatan batik printing dilakukan dengan menggunakan screen seperti sablon.

Pertama kita akan membahas lebih detail pembuatan batik dengan teknik batik tulis.
Berangkaaaaatt !!

Batik tulis merupakan batik yang eksklusif karena merupakan produk buatan asli tangan manusia dan proses pengerjaannya yang tergolong sulit dan membutuhkan waktu yang panjang maka tidak jarang harga kain batik tulis ini sangat mahal karena memiliki nilai historis dan estetika yang lebih tinggi dan yang pasti kualitasnya pun tidak perlu diragukan lagi.
Bahan dan peralatan yang diperlukan adalah :

  • Kain mori
  • Lilin malam
  • Pewarna
  • Pensil
  • Canting
  • Anglo atau kompor
  • Wajan
  • Bingkai
  • Ember
Peralatan membatik

Peralatan di atas sangat sederhana dan sangat mudah didapatkan.

Proses Pembuatan
  • Persiapan
Buat desain atau motif batik menggunakan pensil di atas kertas lalu jiplak ke kain mori atau bisa juga motif langsung di gambar di atas kain mori, proses ini biasa disebut molani. Untuk pemilihan motif batik bisa disesuaikan dengan selera pembatik dengan membuat motif batik sendiri atau mengikuti motif batik yang sudah ada pada umumnya.

Molani atau proses membuat desain motif batik pada kain mori
  • Pemberian lilin malam pada kain
Lapisi gambat motif yang sudah dibuat di kain dengan lilin malam yang sudah di cairkan di atas wajan menggunakan canting. Proses ini berguna agar saat pencelupan kain ke dalam larutan pewarna bagian yang diberi lilin tidak terkena pewarna sehingga motif yang ada pada kain akan terbentuk. Setelah lilin malam kering barulah motif yang sudah digambar diberi warna dengan pencoletan sesuai dengan warna yang diinginkan. Setelah motif selesai diberi warna selanjutnya adalah menembok atau melapisi motif yang sudah diwarnai dengan lilin malam. Setelah lilin malam kering barulah dilakukan pencelupan kain ke dalam larutan pewarna.

 Pemberian lilin malam pada motif kain menggunakan canting

Lilin malam yang sudah dicairkan
 Pencoletan atau proses pemberian warna motif batik pada kain

  • Melunturkan lilin malam pada kain
Melunturkan lilin malam pada kain dilakukan dengan cara merebusnya kedalam air panas dan teknik ini biasa disebut dengan melorod atau pelorodan. Proses ini dilakukan agar lilin malam yang menempel pada motif kain luntur atau hilang dari kain.
Pelunturan lilin malam pada kain dengan cara direbus
  • Mencuci kain
Setelah pelorodan proses selanjutnya adalah mencuci kain dengan air bersih agar kain benar-benar bersih dan warna pada kain pun mendapatkan hasil yang bagus.
  • Pengeringan kain
Proses terakhir adalah pengeringan kain yang telah dicuci. Setelah kain kering maka kain batik siap untuk di pakai langsung atau pun ingin dibuat menjadi sebuah pakaian.

Pengeringan kain dengan cara dijemur

Sekarang udah tahu kan membatik dengan teknik batik tulis? yaaahh.. memang prosesnya cukup panjang dan agak rumit tapi hasil yang didapatkan sebanding kok dengan proses yang sudah dikerjakan. Yang pasti kita sebagai penerus generasi bangsa indonesia harus terus melestarikan budaya leluhur indonesia yaitu Batik.

We Bring Happiness To All Children
Cinta Batik Cinta Negeri Ku Indonesia









Selasa, 09 Desember 2014

Hari Batik Nasional

Halooooo teman-teman....
Apa kabar semuanya ?? Baik semuanya yah .... Amin

Ada yang tau gak hari batik nasional itu jatuh pada tanggal berapa? 
hayooooo.. siapa bisa jawab ?
Yuup pasti kebanyakan dari kita masih belum tahu hari batik itu jatuh pada tanggal berapa?
Naah naah betul !! 2 Oktober adalah Hari Batik Nasional.

Sedikit kita ulas yuuk asal-usul hari batik nasional..

Ternyata kenapa hari batik nasional jatuh pada tanggal 2 Oktober bermula dari ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi atau Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO.
Badan PBB dalam bidang kebudayaan menetapkan batik jadi warisan dunia tepat pada tanggal 2 Oktober 2009 lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ujar Prayogo, kurator Museum Batik Yogyakarta seperti dilansir oleh laman ROL, Selasa 02/10/13

Dan ternyata UNESCO juga menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Sedunia. Sebagai Bangsa Indonesia sudah sepatutnya semakin bangga dalam mengenakan batik dengan berbagai corak dan motifnya yang melambangkan banyak simbol dan berhubungan erat dengan status sosial, kebudayaan lokal dan sejarahnya itu sendiri.

Sekarang kita sudah tau asal-usul ditetapkannya 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Tugas kita sekarang hanyalah terus melestarikan batik yang menjadi warisan budaya leluhur.



We Bring Happiness To All Children
Cinta Batik Cinta Negeri Ku Indonesia

 AthinaDolls Indonesia


Rabu, 03 Desember 2014

Batik Kawung

Halooo teman-teman semua !!
Sebagai anak bangsa kita harus tetap melestarikan budaya leluhur negara kita tercinta Indonesia dan itu alasan Boneka Athina Dolls selalu mengenakan Kain Batik. Batik di Indonesia itu sangat banyak motif dan setiapmotifnya memiliki maknanya masing-masing.. Naaaahhh yuuuk sekarang kita sama-sama mengenal salah satu motif batik yaitu motif kawung !!

Niih teman-teman Sekar Ayu juga mengenakan Batik Kawung :)

Motif batik kawung memiliki simbol kesempurnaan, kemurnian, kesucian, kenetralan jiwa dan pikiran, ketidak berpihakan dan sebuah tingkat pengendalian diri yang tertinggi.
Bentuk motif batik kawung sebenarnya merupakan salah satu bentuk ornamen kuno yang sudah berabad-abad yang lalu, bahkan sejak prasejarah. Ornamennya disarikan dari buah kawung atau kolang-kaling yang didistorsi dalam bentuk oval dan disusun silang, menggambarkan struktur jagad raya.Motif kawung ini biasanya hanya boleh dipakai oleh kalangan raja dan keluarga raja tetapi dalam kisah pewayangan batik motif kawung juga dipakai oleh Ki Lurah Semar dan anak-anaknya. Semar adalah rakyat jelata yang mempunyai kebijaksanaan dan kearifan seorang dewa. namun dalam perkembangannya batik kawung di jaman sekarang sudah banyak yang memakainya sekalipun dia buknalah seorang raja.
Contoh macam-macam motif kawung :
1. Kawung Beton


 Motif ini adalah salah satu jenis motif kawung, beton bearti biji nangka.
Artinga motif kawungnya berbentuk biji nangka.
2. Kawung Picis
Jenis kawung yang kecil. Picis adalah mata uang oecahan sen yang paling kecil, sementara kawung yang paling besar adalah kawung benggol.
3. Kawung Putri

4. Kawung Cacah Gori
5. Kawung Gringsing
6. Kawung Bribil
7. Kawung Ndil
8. Kawung Ukel
9. Kawung Peksi kreno
10. Kawung Uter

Yaaaaa.. Itulah sebagian contoh dari motif kawung. setidaknya sekarang kita sudah tau asal dan makna dari batik motif kawung ini yah teman-teman. penjelasan tentang batik kawung sepertinya sudah cukup.

Tetep ikutin terus yah blog Athina Dolls karena kita akan jauh lebih banyak mengenal macam-macam motif batik dan maknanya yang ada di negri tercinta Indonesia.

jangaan lupa gabung di sosial media Athina Dolls juga yah teman-teman.. Langsung di klik aja sosial media yang mau dikunjungi di bawah ini :

We Bring Happiness To All Children !!
Cinta Batik Cinta Negri Ku Indonesia !!

 referensi : Buku Batik Filosofi, Motif  dan Kegunaannya karangan Adi Kusrianto
                 Buku Cerita Batik karangan Iwet Ramadhan